Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Wednesday, March 27, 2013

PostHeaderIcon Kanwil X DJKN Surabaya Dorong Penyelesaian Cross Ownership Aset Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda dengan K/L

PT. Angkasa Pura I (Persero) adalah sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang memberikan pelayanan lalu lintas udara & bisnis bandar udara di Indonesia yang menitikberatkan pelayanan pada kawasan Indonesia bagian tengah dan kawasan Indonesia bagian timur. Bandara Juanda merupakan salah satu bandara yang pengelolaannya di bawah naungan PT Angkasa Pura I. Di bandara tersebut juga terdapat etintas lainnya seperti TNI AL dan Kementerian Perhubungan yang terlibat dalam kegiatan pengawasan dan  pengendalian di bandara tersebut. Tentunya, dalam operasional kegiatannya, PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya tidak lepas dari penggunaan aset dengan berbagai permasalahnnya. Aset-aset PT AP 1 Cabang Bandara Juanda Surabaya berdasarkan keterangan yang diperoleh  berasal dari PP No 30/1984 dan PP No 3/1989, Bastos dan atau Basto, serta pengadaan sendiri.

 Khusus terkait aset yang diperoleh dari Berita Acara Serah terima Operasi (BASTO) yang sebelumnya pernah dirapatkan bersama dengan Kantor Otoritas Bandara Juanda, Selasa (26/03/2013) kembali dirapatkan bersama PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya bertempat di ruang rapat lantai 8 Kanwil X DJKN Surabaya. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari  PT Angkasa Pura I Pusat dan Cabang Bandara Juanda. Terhadap semua aset PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya yang telah tercatat dalam neraca PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya akan segera dilakukan pengecekan dalam SIMAK TNI AL (IKN) dan SIMAK Kementerian Perhubungan.
Menurut Kakanwil X DJKN Surabaya, Lalu Hendry Yujana aset yang dibastokan dari K/L ke  PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya belum ada transfer of ownership sehingga masih merupakan BMN. Dengan Basto tersebut  PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya mempunyai hak pengelolaan atas aset dimaksud.  “ Hal seperti tentunya juga bisa terjadi di semua bandara lainnya. Oleh karena itu Kanwil X DJKN Surabaya memandang perlu segera diambil langkah-langkah yang cepat untuk mengajukan proses pemanfaatan BMN ini sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku ke DJKN sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujar Kakanwil.
Cross ownership aset seperti diatas dapat juga terjadi bandara lainnya sehingga akan mengakibatkan pencatatan ganda pada laporan keuangan dan menghambat upaya pencapaian opini WTP terhambat. Oleh karena, selaku aset manajer, Kakanwil memandang penting untuk selalu proaktif sesuai nilai-nilai Kementerian Keuangan selalu membangun sinergi dengan pihak terkait guna percepatan penyelesaian masalah tersebut. “ Kita selaku pejabat publik harus selalu rule keeping tidak boleh rule breaking. Cross ownership ini harus diselesaikan legal standingnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar bisa clear,” tuturnya.
Sebagai upaya percepatan, PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya diminta agara segera menyampaikan dokumen-dokumen terkait yang dibutuhkan ke Kanwil X DJKN Surabaya. Dan dalam waktu secepatnya akan diselenggarakan rapat trilateral antara DJKN, PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda Surabaya, Kementerian Perhubungan dan TNI AL


0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga