Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Thursday, October 4, 2012

PostHeaderIcon Kakanwil X DJKN Surabaya Bersama Walikota Kediri Tandatangani MoU

Kediri – Senin pagi (01/09) Dr Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M, Kepala Kanwil X DJKN Surabaya bersama dengan dr. H. Samsul Ashar, Sp.PD, Walikota Kediri menandatangani MoU “Pengembangan Manajemen Aset Daerah”. Dalam kesempatan tersebut Kakanwil X DJKN Surabaya didampingi oleh para pejabat eselon III Kanwil X DJKN Surabaya. Kedatangan Kakanwil dan rombongan disambut hangat oleh Walikota Kediri dan beberapa pejabat di jajaran Pemkot Kediri. Sebelum memasuki aula tempat pengarahan sekaligus penandatanganan MoU, Walikota Kediri mempersilahkan Kakanwil memasuki ruang kerjanya untuk berbincang-bincang sejenak.
Acara yang diselenggarakan di Aula Pemkot Kediri tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari pejabat utama Pemkot Kediri dan para Kepala SKPD. Kepala Kanwil X DJKN Surabaya sesaat setelah menandatangani MoU bersama Walikota Kediri menyampaikan sambutan. Adapun agenda yang disampaikan dalam acara tersebut meliputi : 1.Overview Direktorat Jenderal Kekayaan Negara 2.Arah manajemen aset negara/daerah 3.Peran DJKN terhadap peningkatan kualitas Laporan Keuangan Pemda 4.Percepatan penyelesaian aset personil, peralatan, pembiayaan, dan dokumen (P3D) Pemkot Kediri 5.Penyelesaian aset bekas milik asing/cina (ABMA/C) menjadi BMD untuk Pemkot Kediri 6.Usulan new inisiative
Kakanwil menyampaikan bahwa kehadiran beliau merupakan representasi dari Menteri Keuangan sebagai Bendahara Umum Negara (Pengelola Barang). Beliau ingin memastikan bahwa tahun 2012 opini WTP untuk Pemkot Kediri yang seharusnya bisa diraih pada tahun lalu dapat terwujud. Saat ini dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur baru 10 Pemda yang baru WTP. “ Hal ni merupakan tanggung jawab dari Sekda selaku Pengelola BMD. Disini Walikota adalah Pemegang Kewenangan Pengelolaan BMD, sedangkan para Kepala SKPD adalah Pengguna BMD. Jadi, setiap aktivitas pengelolaan BMD harus seijin Sekda. Mengingat tahun ini tinggal 2,5 bulan lagi kita semua harus bekerja keras,” pungkasnya
Sebagian besar temuan BPK yang menyebabkan tidak bisa terwujudnya WTP di Pemkot Kediri adalah masalah Barang Milik Daerah (BMD). Untuk itu perlu segera dilakukan beberapa langkah utama, pertama adalah Inventarisasi secara sensus populasi, bukan sampling yang dilakukan oleh pihak Pemkot Kediri. Jika tidak mampu, Kanwil X DJKN siap memberikan bantuan dalam bentuk pendampingan. Dengan adanya Inventarisasi akan diketahui jenis, kondisi, jumlah, dan dokumen kepemilikan yang akan membuat neraca Pemkot Kediri lebih valid. Langkah selanjutnya adalah kegiatan penilaian atas BMD dan saat ini di Pemkot Kediri kegiatan ini belum dilaksanakan. “ Dengan penilaian maka nilai BMD yang tersaji di Neraca akan up to date (fair presentation). Untuk itu saya minta bantuan Pak Walikota dan Sekda agar tahun ini beberapa aja kita nilai dan yang lainnya tahun depan. Ini penting sekali dilakukan agar kita kelihatan bergerak kearah semakin baik dan baik. Selanjutnya kedatangan saya disni juga akan melakukan penyehatan atas Perusahaan Daerah karena sebagian besar anatomi permasalahan semua Perusahaan Daerah di Jawa Timur sama, yaitu semua BMD yang dimasukkan sebagai penyertaan modal Pemda belum clear secara hukum baik statusnya maupun penilaiannya . untuk itu perlu segara kegiatan IP atas aktiva tetap Perusahaan Daerah agar diketahui status hukumnya dan nilai terkini penyertaan modal Pemda atas Perusahaan Daerah,” terang Kakanwil disela-sela arahannya.
Selain itu atas semua piutang daerah Pemkot Kediri agar pengurusannya diserahkan ke DJKN karena di DJKN ada slot penghapusan dan hasilnya masuk lagi ke kas daerah. Berbeda jika pengurusannya diserahkan ke Kejaksaan yang membutuhkan proses lebih lama, hasil masuk ke kas negara dan tidak ada slot penghapusan. “ Saya juga minta agar pelaksanaan lelang atas BMD dan aktiva tetap pada Perusahaan Daerah milik Pemkot Kediri melalui DJKN agar lebih aman,” tegasnya.
Terhadap Aset Bekas Milik Asing/Cina (ABMA/C) yang menurut peraturan yang berlaku direkomendasikan untuk disertifikatkan atas nama Pemda (Pemkot Kediri), Kakanwil menegaskan agar segera dituntaskan dan hal ini dibutuhkan kerjasama yang baik antara Tim Asistensi dengan Pemkot Kediri. Diharapkan atas semua ABMA/C tersebut dapat segera tuntas di tahun 2012. Sedangkan untuk aset P3D, Kanwil X DJKN juga menghimbau agar segera dibentuk satuan tugas guna percepatan penyelesaian permasalahan aset P3D di Kota Kediri.
Dalam sambutan berikutnya, Walikota Kediri menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran KaKanwil X DJKN Surabaya di Kota Kediri. ” Sebenarnya sudah lama kami ingin agar pengelolaan asset dengan berbagai permasalahannya di Pemkot Kediri lebih tertib dan baik. Untuk itu, dengan kehadiran Pak Lalu disini, kami merasa sangat senang dan lega dan harapan kedepannya bisa menjadi penolong dan pembimbing kami dalam mengelola asset,”,” ujar Walikota Kediri.
Menurut beliau, kedatangan Kakanwil di Pemkot Kediri membawa angin segar dan pencerahan. “Kehadiran Pak Kakanwil disini menambah wawasan kami. Semoga kedatangan Bapak hari ini dapat segera mengurai bagian depan audit kami yang muncul pada tahun kemarin, yaitu pada pengelolaan aset. Inilah yang menjadi beban sehingga kita belum bisa meraih WTP. Tetapi saya tadi dengar dari Pak Kanwil bahwa target beliau bukan hanya WTP tetapi mengarah pada pengelolaan aset yang berbasis populasi bukan sampling, sehingga pendekatannya lebih sempurna,”ujarnya

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga