Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Friday, September 28, 2012

PostHeaderIcon Kakanwil X DJKN Surabaya Dan Pangdam V/Brawijaya Bertekad Selesaikan Permasalahan Pengelolaan BMN Di TNI AD Di Jawa Timur

Pada hari kamis 27 September 2012 Kakanwil X DJKN Surabaya, Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M. beranjangsana ke Kodam V/Brawijaya dengan didampingi para pejabat eselon III di lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya. Kunjungan tersebut bertujuan untuk bersiraturahmi sekaligus melaksanakan rapat koordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Murdjito beserta jajaran dibawahnya.
Kehadiran Kakanwil di Kodam V/Brawijaya disambut langsung oleh Pangdam V/Brawijaya di ruang rapat VVIP Kodam V/Brawijaya. Diawal pertemuan tersebut, Pangdam memperkenalkan satu persatu pejabat utama di Kodam V/Brawijaya yang hadir antara lain Kasdam, Aslog, Asintel dan pejabat utama lainnya begitu juga Kakanwil X DJKN Surabaya. Dalam kesempatan tersebut Kakanwil menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah strategis dan bisa terwujud berkat kerjasama yang baik antara Aslog Kodam dengan Kanwil X DJKN Surabaya. “ Saya berharap Pak Panglima well inform akan hal ini. Beberapa hal yang akan saya sampaikan antara lain penataan pemanfaatan BMN sebelum 28 Januari 2010 dan diharapkan ada langkah pecepatan untuk ini karena sesuai dengan spirit PMK 23/PMK.06/2010 yang telah diperpanjang dengan PMK 207/PMK.06/2011 dan terakhir dengan PMK 120/PMK.06/2012 dimana batas terakhir waktu pengajuannya sampai 31 Agustus 2013 dan ini merupakan dampak dari penertiban bisnis TNI. Yang kedua, bahwa Menteri Keuangan akan memberikan beberapa Aset Bekas Milik Asing/Cina ke TNI AD. Untuk itu kami harapkan bantuan dari pihak Kodam,” tutur Kakanwil
Dalam kesempatan tersebut Kakanwil secara simbolis menyerahkan kepada Pangdam 2 (dua) Aset Bekas Milik Asing/Cina (ABMA/C) yang sudah mendapatkan SK dari Menteri Keuangan untuk ditetapkan statusnya sebagai BMN pada TNI AD cq Kodam V/Brawijaya. Selanjutnya beliau meminta agar Pangdam memberikan dukungan penuh dalam upaya percepatan penyelesaian pengelolaan BMN di Lingkungan TNI AD di Jawa Timur. Beliau menegaskan bahwa semua pemanfaatan BMN di TNI yang dilaksanakan sebelum 28 Januari 2010 namun belum mendapatkan persetujuan dari Pengelola Barang/Menteri Keuangan tunduk pada aturan PMK 23/PMK.06/2010. Oleh karena beliau menghimbau agar terhadap pemanfaatan tersebut segera diselesaikan mengingat tarif lebih murah dan proses lebih cepat karena pengusulannya tidak perlu ke Menhan/Panglima TNI serta untuk KSP tidak perlu tender.
“ Terhadap semua BMN yang ada di TNI AD diharuskan ada penetapan status penggunaan BMN yang artinya Menteri Keuangan harus membuat petetapan tentang status BMN disni untuk mendukung tugas dan fungsi TNI. Sampai saat ini progressnya lambat karena terdapat beberapa kendala. Oleh karena itu saya harapkan dukungan Pak Panglima dengan membuat langkah terobosan agar hal ini segera selesai. Perlu juga Saya sampaikan bahwa mulai tahun depan akan dilakukan sertifikasi atas tanah negara yang pembuatan daftarnya sudah dilakukan mulai tahun ini. Untuk itu penetapan status penggunaan BMN harus dituntaskan karena hal ini merupakan landasan dari pelaksanaan pemanfaatan,” ujar Kakanwil
Kakanwil juga menekankan bahwa pelaksanaan percepatan penyelesaian pengelolaan BMN dilakukan dalam rangka memenuhi legal frame work sekaligus perluasan penerimaan PNBP di lingkungan TNI agar kedepannya aman jika ada pemeriksaan dari BPK RI mengingat hal ini juga merupakan salah satu temuan BPK RI. Selain itu juga untuk meningkatkan akuntability dan auditibility pengelolaan BMN. Kakanwil juga meminta agar cross ownership dengan pihak lain harus segera dituntaskan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Terhadap paparan yang telah disampaikan oleh Kakanwil, Pangdam menyambut positif langkah tersebut dan berharap dukungan penuh dari DJKN. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini Kodam V/Brawijaya sedang melakukan langkah penataan BMN seperti proses sertifikasi tanah dan memastikan bahwa pihak yang menghuni rumah dinas/asrama adalah anggota TNI yang Aktif/Purnawirawan. Sebagai langkah percepatan, dalam waktu yang segera Pangdam akan mengundang Kakanwil untuk memberikan pengarahan terkait pengelolaan BMN dilingkungan TNI AD yang akan dihadiri seluruh pimpinan Satpor TNI AD termasuk Dandim se-jatim.

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga