Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Thursday, April 26, 2012

PostHeaderIcon Bersama Pakar Hukum Unair, Kakanwil X DJKN Surabaya Ikuti Pembahasan Raperda Pengelolaan BMD Kota Surabaya

Pembahasan Raperda Kota Surabaya tentang Pengelolaan Barang MiIlik Daerah pada tahun lalu belum membuahkan berhasil. Hal tersebut tidak menyiutkan niat Pemkot Surabaya untuk terus berjuang agar memiliki Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Raperda tersebut disusun agar pengelolaan aset di Surabaya bisa lebih tertib secara hukum, administrasi, fisik, dan tentu bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Kota Surabaya.Setelah sebelumnya pihak Pemkot Surabaya dan DPRD berkonsultasi terkait penyusunan Raperda tersebut, kini giliran Kanwil X DJKN Surabaya menghadiri undangan untuk mengikuti sidang pembahasan Raperda di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Surabaya. Rapat yang diselenggarakan pada hari Senin, 23 April 2012 tersebut dihadiri Pansus DPRD,Asisten I Pemkot Surabaya, dan pakar hukum dari Unair.Ir. H. Sudirjo, Ketua Pansus DPRD dalam sidang yang dipimpinnya berharap agar pembahasan tersebut dapat memberikan hasil positif sehingga Raperda tersebut bisa disahkan dewan dan nantinya dapat berguna dan berjalan efektif. Dalam rapat tersebut beliau menyampaikan bahwa saat ini adalah pembahasan yang kelima kalinya sehingga diharapkan dapat segera dituntaskan karena pembahasan tersebut telah menelan biaya, waktu, tenaga yang cukup besar.Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M., Kepala Kanwil X DJKN Surabaya yang dalam kesempatan tersebut didaulat sebagai narasumber memaparkan sistem pengelolaan BMN/BMD sesuai dengan PP 06/2006 dan PMK 96/2007. Menurut beliau pengelolaan BMN/BMD ditujukan untuk mewujudkan tertib hukum, tertib adminstrasi, dan tertib fisik dan selalu berpedoman pada prinsip dan asas pengelolaan BMN/BMD. Salah satu upaya untuk melakukan itu melalui kegiatan penatausahaan (Inventarisasi dan Penilaian) dimana tujuannya untuk memperoleh WTP. Namun seiring dengan perkembangan zaman, orientasi pengelolaan tersebut telah bergeser kearah bagaimana mengelola BMN/BMD untuk peningkatan kualitas APBN/APBD. “ Untuk tanah-tanah pemkot yang masih bermasalah yang unclear dan unfree harus segera diselesaikan agar tidak menghalangi Pemkot Surabaya untuk mencapai WTP. Langkah pertama tentu harus dipastikan terlebih dahulu status kepemilikannya. Oleh karena itu atas aset-aset tersebut perlu segera dilakukan Inventarisasi dan Penilaian dan agar lebih kuat statusnya perlu segera dimasukkan dalam neraca,” papar KakanwilSementara itu, ditempat yang sama pula, Prof Sri Hayati dan Dr. Urip, pakar yang didatangkan langsung dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berpendapat bahwa semua bentuk aktivitas yang menyangkut tanah di Indonesia tunduk dan patuh pada UU no 5 tahun 1960 (UUPA) dan peraturan pelaksanaannya. Terhadap polemik tanah dengan surat ijo di Kota Surabaya, mereka berpendapat bahwa kedudukan Pemkot Surabaya lemah karena tidak didukung dengan bukti kepemilikan yang kuat serta secara de facto sudah lama dikuasai oleh warga. “ Terhadap tanah negara murni tidak ada hak pakai dan hak milik, yang ada adalah hak untuk menguasai, yakni mengatur dan menyelenggarakan peruntukan, penggunaan,persediaan dan pemeliharaan bumi, air dan ruang angkasa tersebut. Perlu diingat bahwa aktivitas pengalihan, pemanfaatan (sewa), pemindahtanganan hanya bisa dilakukan terhadap tanah-tanah yang statusnya Hak Milik bukan hak pakai maupun hak pengelolaan. Oleh karena itu dalam penyusunan Raperda nantinya tetap berpedoman dan memperhatikan UUPA dan ketentuan pelaksanannya,”

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga