Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Monday, March 5, 2012

PostHeaderIcon Kunjungan Badan Legislasi DPR RI di Jawa Timur Terkait Perubahan UU Keuangan Negara

Upaya untuk menyusun undang-undang yang mengatur pengelolaan keuangan negara telah dirintis sejak awal berdirinya negara Indonesia. Oleh karena itu, penyelesaian Undang-undang Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara merupakan kelanjutan dan hasil dari berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini dalam rangka memenuhi kewajiban konstitusional yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Sejak disahkan oleh DPR RI pada 05 April 2003, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara ini dirasa masih terdapat berbagai kekurangan yang memerlukan penyempurnaan.Terkait dengan upaya tersebut, Badan Legislasi DPR RI melakukan kunjungan ke berbagai daerah termasuk di Jawa Timur untuk menjaring berbagai masukan sebagai bahan penyempurnaan atas rencana perubahan UU No 17/2003. Dalam kunjungannya di Surabaya, sebanyak 11 anggota DPR RI yang tergabung dalam Badan Legislasi DPR RI ikut dalam kunjungan kerja yang diselenggarakan pada tanggal 23 s.d. 25 Februari 2012 dimana dalam kunjungan tersebut, Tim Badan Legislasi DPR RI dipimpin oleh H.A. Dimyati Natakusuma, S.H., M.H., M.Si. Adapun anggota DPR RI lainnya yang hadir adalah H. Sunardi Ayub, S.H., Didi Irawadi Syamsudidin, S.H., LLM, H. Nurdiman Munir, S.H., dan anggota DPR RI lainnya.Berdasarkan jadwal kunjungan tersebut, Kementerian Keuangan mendapat kesempatan terakhir, yaitu pada hari Jumat tanggal 24 Februari 2012. Pertemuan tersebut diikuti oleh semua unsur Kementerian Keuangan yang terdiri dari Kakanwil DJP Jatim I, Kakanwil DJP Jatim II, Kakanwil DJP Jatim III, Kakanwil X DJKN Surabaya, Kakanwil DJBC Jatim I, Kakanwil DJBC II, dan Kakanwil DJPBn Jawa timur.Dalam pertemuan yang diselenggarakan di Kanwil DJP Jatim I tersebut, Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E, Ak., M.M., Kepala Kanwil X DJKN Surabaya menyampaikan beberapa masukan antara lain :
1.Tentang proporsi belanja pegawai, barang, dan modal dalam kerangka spirit perwujudan tujuan bernegara (Alinea ke 4 Pembukaan UUD 1945) serta tentang pengaturan belanja terikat dan tidak terikat
2.Perlu pengaturan lebih lanjut dalam UU ini tentang keterkaitan antara laporan keuangan dan laporan kinerja yang secara jelas menunjukan kaitan antara input, output, dan outcome
3.Pengaturan lebih lanjut yang lebih memadai agar arus uang sama dengan arus barang
4.Perlu pengaturan yang memadai tentang aset/barang milik negara, barang milik daerah dan kekayaan negara, termasuk APBN dan APBD.
5.Dalam penyusunan anggaran tiap tahun harus jelas terkait atau berkaitan dengan RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) & RPJM
6.Perlu diatur lebih jelas lingkup tugas dan kewenangan antara BAPPENAS dan BUN (Bendahara Umum Negara/Menteri Keuangan).Menurut beliau, dalam rangka mengelola resiko atas pengelolaan keuangan negara, terutama melalui aktifitas lindung nilai (Hedging), maka jika terjadi kerugian harus ada pengaturan tersendiri mengenai hal itu, misalnya kerugian kurs dan nilai tukar lainnya. “ Penyusunan APBN dan APBD dimulai dengan keputusan politik tentang tingkat pertumbuhan ekonomi yang dikehendaki oleh rakyat. Berdasarkan itu ditentukan besaran pengeluarannya baru dicari sumber penerimaan. Oleh karena itu maka seharusnya aktifitas dulu yang ditentukan untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang dikehendaki itu baru kemudian ditentukan besaran anggarannya, jadi function follow money, baru money follow function,”pungkas Kakanwil X DJKN Surabaya disela-sela pertemuan tersebut.

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga