Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Thursday, October 27, 2011

PostHeaderIcon Kanwil X DJKN Surabaya Dorong Perekonomian Kota Madiun Melalui MOU

Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, setiap daerah dituntut untuk bisa lebih mandiri. Tentunya, hal ini akan mendorong daerah untuk bisa membiayai pembangunan dengan sumber pembiayaan sendiri dan diharapkan bisa mengurangi ketergantungan dari pusat. Banyak strategi yang dijalankan oleh masing-masing pemerintah daerah untuk terus memacu program pembangunannya agar berjalan dengan lancar.Demi menjaga kelancaran dan keberlangsungan program pembangunan semuanya itu tak bisa lepas dari ketersediaan dana yang mencukupi. Hal ini juga yang menjadi perhatian utama H. Bambang Irianto, SH, MM, Walikota Madiun. Beliau secara intensif terus berpikir bagaimana caranya agar penerimaan asli daerah (PAD) bisa terus meningkat demi memacu program pembangunan di Kota Madiun.Bak gayung bersambut, kedatangan Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M., Kepala Kanwil X DJKN Surabaya beserta pejabat dan staf pada hari Rabu tanggal 26 Oktober di Kota Madiun mendapat respon yang hangat dan luar biasa. Hampir semua Kepala Dinas (SKPD) hadir mengikuti acara penandatanganan MOU antara Kanwil X DJKN Surabaya dengan Pemkot Madiun tentang pengembangan manajemen aset daerah. Selain itu juga hadir jajaran Muspika Kota Madiun, anggota DPRD Kota Madiun, pihak Perbankan, dan Insan Pers.Acara pertemuan yang bertempat Aula Asrama Haji Madiun tersebut langsung diawali dengan penandatanganan MOU antara Kepala Kanwil X DJKN Surabaya dengan Walikota Madiun. Maksud dilakukannya kerjasama tersebut adalah agar para pihak dapat bekerjasama saling menguntungkan dalam bentuk kemitraan dalam batas tanggung jawab, wewenang dan kapasitas masing-masing dalam pengembangan manajemen aset daerah di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Sedangkan Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dan memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset yang selama ini dikuasai oleh Pemerintah Kota Madiun, termasuk bidang piutang daerah, lelang (daerah) dengan pengembangan sumber daya dari daerah.Sesaat setelah penandatangan MOU, Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M. selaku Kepala Kanwil X DJKN Surabaya langsung memberikan sambutan di ruangan yang dihadiri sekitar 150 audiens. Beberapa hal yang menjadi agenda yang disampaikan oleh Kepala Kanwil X DJKN Surabaya, yaitu :
1.Overview Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
2.Reorientasi arah pengelolaan kekayaan daerah
3.Peran djkn terhadap peningkatan kualitas Laporan Keuangan Pemda
4.Aset Bekas Milik Asing Cina (ABMAC) untuk Pemkot Madiun
5.Piutang instansi pemerintah
6.Nota kesepahaman / MOUDr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M. menyampaikan bahwa Kanwil X DJKN Surabaya merupakan salah satu unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya organisasi vertikal DJKN di Wilayah Jawa Timur yang berkantor di Surabaya. Banyak tugas yang diemban oleh DJKN yang memiliki peran strategis, yaitu antara lain untuk memastikan kualitas LKPP, LKKL, dan LK Pemda (WTP 2011), Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, Penilaian Barang Milik Negara/ Daerah, Pengurusan Piutang Negara/Daerah, Pelayanan Lelang Barang Milik Daerah /BUMD, Pengelolaan Kekayaan Negara/Daerah yang dipisahkan (Perusahaan Daerah/BUMD/BUMN), Pengelolaan Barang Milik Daerah di BLUD, Penyelesaian Aset Bekas Milik Asing/Cina untuk ke Pemda, Penyelesaian BMN dalam konteks DK/TP (hibah ke Pemda), Penguatan Kualitas SDM Pemda di bidang Manajemen Barang Milik Daerah, Piutang Daerah, Lelang Barang Milik Daerah, dan Penilaian Barang Milik Daerah.Beliau juga menyampaikan bahwasannya pihak yang berwenang untuk melakukan penilaian Barang Milik Daerah adalah DJKN dan MAPPI. Pelaksanaan penilaian dengan menggunakan MAPPI tentunya membutuhkan biaya yang besar. Oleh karena itu DJKN siap membantu dalam pelaksanaan penilaian Barang Milik Daerah. Kedepannya, setelah tahun 2011 diharapkan Pemkot Madiun memiliki SDM yang kuat di bidang pengelolan aset. Sejauh ini, sampai tahun 2010, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat masih memperoleh peringkat WDP dari BPK. Sebagian besar namun tidak terbatas pada aset yang dikualifikasi, permasalahan aset tersebut menyangkut kepemilikan yang tidak jelas, keberadaan tidak jelas, nilainya tidak memadai, pembukuannya tidak baik, pengungkapannya (disclosure) tidak memadai. Hal tersebut adalah temuan BPK terhadap Pemkot Madiun terkait dengan aset. Untuk tahun 2011, sesuai dengan Instruksi Presiden tidak ada pilihan lain untuk LKPP, LKKL, dan LK Pemda, kecuali hanya WTP. Dengan memperoleh WTP, Pemkot Madiun bisa mengikuti jejak Pemkot lainnya seperti Pemkot Bandung dan Surabaya untuk menerbitkan Obligasi Pemerintah daerah guna mendorong pembangunan dan kemajuan Pemkot Madiun.Berdasarkan spirit diatas, Kanwil X DJKN ingin menawarkan 8 (delapan) hal ke Pemkot Madiun, meliputi :
1.Membantu inventarisasi Barang Milik Daerah
2.Membantu penilaian Barang Milik Daerah
3.Inventarisasi dan Penilaian aktiva tetap di Perusahaan Daerah/BUMD untuk menentukan kualitas penyertaan Pemda di setiap PD/BUMD.
4.Pengurusan Piutang Daerah.
5.Membantu pelayanan lelang Barang Milik Daerah
6.Penguatan Sumber Daya Manusia Daerah
7.ABMA/C
8.lain-lain

Selain itu, beliau juga menawarkan ke Walikota Madiun untuk membantu percepatan penyelesaian aset P3D yang seharusnya diserahkan oleh Pemprov ke Pemkot Madiun agar Laporan Keuangan Pemkot Madiun tidak under estimate. Beliau juga menekankan bahwa perlu perubahan mindset bagi semua pejabat pemerintah termasuk pejabat di Kota Madiun bahwa dengan aset yang tertib hukum, tertib fisik, dan tertib administrasi bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi Kota Madiun. Tentunya, hal ini membutuhkan sentuhan yang beda. Semuanya memerlukan Manajer Aset yang handal yang mempunyai mental dan jiwa entrepreneur. Aset-aset yang lokasinya strategis sekiranya bisa memberikan kontribusi ke PAD jika terhadap aset tersebut dilakukan pemanfaatan baik melalui sewa, kerjasama pemanfaatan, bangun guna serah, maupun bangun serah guna. “ Melalui MOU yang baru saja ditandatangani, kami siap membantu Pak Wali untuk membenahi permasalahan aset di Kota Madiun. Mudah-mudahan dengan kondisi aset yang tertib akan bisa meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemkot Madiun, penguatan kualitas APBD melalui efesiensi anggaran, efektivitas anggaran, serta peningkatan PAD. Hal itu semua bisa dicapai melalui pengelolaan aset yang baik,” papar Kepala Kanwil X DJKN Surabaya.Pada kesempatan berikutnya, Walikota Madiun menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan banyak terima kasih atas kedatangan Kepala Kanwil X DJKN Surabaya di Kota Madiun. “ Sejauh ini Pemkot Madiun terus melakukan pembenahan-pembenahan terkait aset. Saya terus memantau aset-aset yang sekiranya bisa dimanfaatkan sehingga bisa memberikan sumbangan ke APBD. Alhamdulillah dengan kehadiran Pak kanwil disini kami harapkan bisa mengtasi berbagai permasalahan aset di Kota Madiun dan memberikan asistensi bagimana bisa mengelola aset dengan baik dan benar sehingga bisa mendorong perekonomian di Kota Madiun dan pada akhirnya berujung pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun,” ujar H. Bambang Irianto, S.H., M.M, Walikota Madiun dalam sambutannya.Berdasarkan Audit BPK, laporan keuangan Pemerintah Kota Madiun untuk tahun 2010 memperoleh opini WDP. Sebagian besar penyebab WDP tersebut adalah masalah aset. “ Alangkah bahagianya jika hasil kerja, pertanggungjawaban kita dalam semua hal terutama menyangkut pelakasanaan tugas pemerintahan bisa diterima dengan wajar tanpa syarat apapun. Kondisi semacam ini tidak bisa ditukar dengan apapun karena menyangkut kepuasan. Selain itu, kami atas nama warga Kota Madiun terutama insan pendidikan menyampaikan terima kasih banyak atas Aset Bekas Asing Cina yang berupa Sekolahan yang akan diberikan ke Pemkot Madiun. Mudah-mudahan hal ini akan memberikan pengaruh yang baik bagi kemajuan dunia pendidikan di Kota Madiun,” katanya.

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga