Statistik Kunjungan

Jadwal Waktu Sholat Surabaya

Hubungi Kanwil X DJKN

Telpon : (031) 5615395
Fax : (031) 5615395
Email :
kanwildjkn.surabaya@gmail.com
aparatur_negara@yahoo.com

ANTARA - Berita Terkini

Berita Ekonomi

Berita Teknologi Informasi

Monday, August 1, 2011

PostHeaderIcon Koordinasi Sekaligus Penandatangan Kesepakatan Bersama Antara Kanwil X DJKN Surabaya dengan PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Surabaya

Sejalan dengan langkah Kantor Pusat DJKN untuk menjadikan Piutang Negara outstanding zero pada tahun 2014 dimana hal ini tertuang dalam Road Map Pengurusan Piutang Negara DJKN, Kanwil X DJKN Surabaya terus melakukan langkah-langkah percepatan termasuk melakukan koordinasi dengan para stakeholder di bidang pengurusan piutang negara. Salah satu upaya yang dilakukan Kanwil X DJKN Surabaya adalah melakukan koordinasi dengan PT BRI (Persero) Tbk. wilayah Malang melalui penyelenggaraan rapat kerja bersama sekaligus penandatanganan Kesepakatan Bersama pada 27 Juli 2011, bertempat di ruang rapat Hotel Santika Malang . Agenda rapat difokuskan pada pembahasan percepatan penyelesaian piutang macet dan rekonsiliasi data BKPN. Dalam kesempatan tersebut hadir sekitar 50 perserta yang berasal dari pejabat di jajaran PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang maupun pejabat dijajaran Kanwil X DJKN Surabaya.Dr Lalu Hendry Yujana, SE.,Ak., MM. selaku Kepala Kanwil X DJKN Surabaya bersama dengan Bapak. Ach. Khaerul Gani, Pemimpin PT BRI (Persero) Tbk. Wilayah Malang memimpin pelaksanaan rapat tersebut. Pada kesempatan pertama sambutan disampaikan oleh Pemimpin PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan puji syukur atas terselenggaranya rapat koordinasi Percepatan Penyelesaian Piutang Macet dan Rekonsiliasi Data. Beliau juga menyampaikan latar belakang outstanding piutang macet baik Ekstra maupun Intra comptable yang relatif cukup tinggi. “Permasalahan yang ada saat ini tidak dapat terselesaikan apabila terhadap outstanding yang ada dimasing-masing KPKNL dan Cabang BRI tidak ada titik temu,” ujar Pemimpin PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang dalam sela-sela sambutannya.Permasalahan yang ada harus terselesaikan dan ada kesamaan persepsi. PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang mengharapkan agar Kanwil X DJKN Surabaya beserta Kepala KPKNL di lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya dapat membantu sehingga kedepan gerak langkah yang sudah direncanakan dapat berjalan. Pelaksanaan eksekusi lelang sebagai salah satu tahapan dalam pengurusan piutang negara selama ini diharapkan dapat memberikan dampak psikologis terhadap para debitur agar mereka segera menyelesaikannnya kewajibannya. Mengingat saat ini posisi outstanding cukup besar, diharapkan ada kesepakatan dalam waktu 6 bulan kedepan. “ Diminta kepada Kanwil X DJKN Surabaya agar memberikan bekal atau pengarahan khususnya kepada para Pemimpin Cabang PT BRI (Persero) Tbk dari Malang sampai dengan Banyuwangi sebanyak 20 kantor cabang,” harap Pemimpin PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang..Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kanwil X DJKN Surabaya. Beliau menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan tugas DJKN. DJKN saat ini mengemban amanat sebagai instansi pemerintah yang bertugas untuk menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP), menyusun/mengkompilasi Laporan Keuangan BUMN termasuk Laporan Keuangan Kerjasama Internasional, dan memberikan ijin BUMN yang akan Go Public. Terkait dengan Piutang Macet yang saat ini diurus oleh DJKN, sesuai dengan Road Map Pengurusan Piutang Negara, semua piutang tersebut harus sudah selesai pada tahun 2014 (zero outstanding dari angka total outstanding piutang sebesar Rp 62.4 T dari 160.000 BKPN). Fasilitas dan Insfrastruktur yang digunakan untuk penyelesaian piutang macet tersebut harus dipercepat. Outstanding Piutang Negara BRI secara nasional sebesar Rp 5.3 T atau sebesar 26% dari total outstanding seluruh perbankan. Outstanding Piutang Negara PT BRI (Persero) Tbk di Jawa Timur sebesar Rp 1.3 T ( lebih dari 21% dari total Outstanding Piutang Negara PT BRI (Persero) Tbk), Outstanding Piutang Negara PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Surabaya sebesar 1,1 T. Outstanding Piutang Negara PT BRI (Persero) Tbk Wilayah Malang sebesar 0,2 T (2635 BKPN), dan outstanding piutang perbankan 90.000 BKPN dengan nilai ± Rp 20,1 T.Terhadap Lelang Hak Tanggungan, DJKN akan siap melaksanakan Lelang HT sesuai permintaan PT BRI (Persero) Tbk sepanjang didukung data lengkap dan memenuhi aspek legalitas. Permasalahan hukum yang dihadapi dalam pelaksanaan percepatan penyelesaian pengurusan piutang negara adalah terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) dimana PP No. 33/2006 berkedudukan lebih rendah dari UU No. 17/2003, UU No. 1/2004 maupun UU No. 15/2004 sehingga PP No. 33/2006 tidak berjalan.Kemudian rapat dilanjutkan dengan diskusi diantara peserta rapat. Banyak dari perserta rapat khususnya dari para Pemimpin Cabang PT BRI (Persero) Tbk. terkait dengan pelaksaan lelang, penetapan harga limit, penarikan piutang negara, dan berbagai permasalahan teknis dalam pengurusan piutang negara dan pelaksanaan lelang. Sebagai penutup acara, dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kesepakatan bersama terkait rencana penyelesaian BKPN mulai tahun 2011 sampai dengan 2014 antara Kanwil X DJKN Surabaya dengan PT BRI (Persero) Tbk wilayah Malang dan antara masing-masing KPKNL di lingkungan Kanwil X DJKN Surabaya dengan masing-masing Kantor Cabang PT (Persero) Tbk di wilayah Malang.

0 comments:

Post a Comment


Konfersi BMN Terbaru Klik Disini

klik untuk download layanan unggulan

Pengumuman Lelang

Pengumuman Lelang
klik untuk melihat pengumuman

Arsip Berita

Opini LKPP

Opini Atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2009 dan 2008 dapat diunduh di sini.

Currency - Jual - Beli

Indeks Saham BEJ

Berita Olah Raga